Soto Semarangan

Ciri khas Soto Semarang adalah dicampurnya nasi dan kuah soto di satu tempat, kemudian adanya sate ayam, kerang, sate telur puyuh. Cuma jangan kaget buat yang pertama kali mencobanya. Yakni ukuran mangkok yang relatif kecil. Jadi yang merasa kurang, biasanya nambah. Bisa nambah satu mangkok penuh atau separuh. Meskipun separuh, biasanya isinya hampir sama dengan satu mangkok penuh.

Soto Bangkong
Jl. Mataram Semarang

Soto Kudus Mbak Lien
Dekat RS Telogorejo, buka pagi sampai siang, khas dengan kuahnya kental dan sangat gurih, dengan potongan sayur kuchai dan bawang goreng yang banyak. Asesorisnya harus dicoba karena sangat nendang gitu, sate ayam dan kerang yang besar-besar dan mantap, paru goreng yang digoreng crispy.

Soto Selan di Depok
Buka pagi hingga siang, di daerah Depok Semarang, kuahnya kuning kental dengan tauge, yang istimewa adalah rempela goreng yang sangat empuk, ayam goreng yang cocok untuk teman makan soto, serta tempe yang digoreng panas-panas.

Soto Pak Yo alias Pak Tugiyo
Lokasi di daerah Kranggan Pasar Johar (area perdagangan emas di Semarang)

Soto Ayam Bokoran
Lokasi berada di jalan Plampitan Semarang, salah satu pojokan kota tua di semarang, pengunjung yang biasanya membludak, padahal restoran ini sangat kecil dan pengap. namun, para pengunjung rela berdesakan dan menunggu yang lain selesai makan. soto ayam ini, disajikan dalam mangkok yang tidak terlampau besar, dengan kuahnya yang berwarna kuning kecoklatan dan diisi dengan soun dan ayam suwir, serta nasi putih tentunya. saya akui bahwa wanginya cukup menggugah selera makan. padahal perut saya baru saja diisi dengan nasi ayam di subuh tadi. selain soto ayam, terdapat juga beberapa makanan pendamping, antara lain tempe goreng, perkedel, telur kecap, dan sate kerang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar